Imputasi data menggunakan k-nearest neighbors: hanya konsep dasar

Dari sudut ruang kerja, saya melihat ada 3 orang duduk, dua diantaranya ngobrol menggunakan bahasa Belanda, sedangkan yang satu hanya diam. Penasaran rasanya, kira-kira 1 orang yang diam itu apakah juga mampu berbahasa Belanda? Saya tidak memiliki bukti sertifikat kemampuan bahasa Belandanya. Juga tidak tau apakah dia berasal dari Belanda, Itali, Jerman, atau justru Amerika. … Continue reading Imputasi data menggunakan k-nearest neighbors: hanya konsep dasar

Spatial data outliers: harus ditangani berbeda

Spatial data, sangat unik dan harus ditangani secara berbeda. Tidak sama dengan data-data lain yang tidak memiliki koordinat (xi,yi). Konsekuensi dari koordinat (xi,yi) itu bukan hanya lokasi tetapi juga jarak yang dihitung dari point-to-point. Dikala kita menghadapi outliers data, yang paling sering dilakukan seorang peneliti adalah menghapusnya atau justru membiarkannya. Saya mulai dari membiarkan outlier … Continue reading Spatial data outliers: harus ditangani berbeda

Banjir: memberikan hak menggenang atau menghalaunya?

Banjir jawa. Sepertinya dokumentasi tertua yang mencatatnya adalah The history of java karya Thomas Stamford Raffles tahun 1817. Rival utama Belanda di negeri kita, waktu itu. Saling berebut rempah dan pengaruh. Selain menceritakan tentang pulau jawa mulai dari penduduk hingga bentuk bentangan alam, buku ini juga menggambarkan bagaimana bencana banjir, disebutnya sebagai java flood. Dan, … Continue reading Banjir: memberikan hak menggenang atau menghalaunya?

Mau minum apa Aa? Pengetahuan di warmindo

Mau minum apa Aa? Seru laki-laki paruh baya berdiri di samping saya. Sepertinya sudah lebih dari 2 kali, suara itu terdengar. Namun, saya tetap terpaku di screen handphone. Di warung indomie, dekat Oyo Permata Tawakal, Jakarta Barat, sekedar melepas lelah dan mengisi perut yang mulai kosong. Tidak menolehnya saya bukan hanya karena sedang terpaku di … Continue reading Mau minum apa Aa? Pengetahuan di warmindo