Lokasi menentukan regresi: pencarian tetangga terkuat

Dulu waktu masih menjadi mahasiswa ada ungkapan begini: lokasi menentukan prestasi. Biasanya ungkapan itu cukup viral dikala akan ujian baik mid semester maupun akhir semester. Siapa akan duduk di sebelahnya siapa ternyata diyakini berhubungan dengan semakin baiknya capaian nilai. Ingin mendapatkan nilai bagus bisa ditempuh melalui dua cara yaitu belajar atau duduk disamping teman yang … Continue reading Lokasi menentukan regresi: pencarian tetangga terkuat

Mencari aliran grammar

Pernahkah kamu membaca artikel dan tidak ingin meninggalkannya? Meskipun tidak paham 100% isi dan maksud penulisnya, terkadang sebuah tulisan bisa menghipnotis pembaca agar setia dan tidak meninggalkannya. Tidak membosankan, kalimat disusun pendek dan kata-kata yang digunakan cukup mudah dimengerti. Bukan kata asing, apalagi mencampurnya. Di tulisan-tulisan berbahasa asing, model-model tulisan seperti itu juga sering ditemukan. … Continue reading Mencari aliran grammar

Dari Sentinel 2 ke remote planning, ide kosong saja

Tulisan ini tidak berisi tutorial bagaimana membuat klasifikasi tutupan lahan, melainkan cerita saja saat mengajar anak-anak D4 PTRP Undip. Akhir bulan lalu (29/10/2021) saya mendapatkan kesempatan mengajar anak-anak studio lagi. Mereka yang sedang duduk di D4 sekolah vokasi Undip jurusan perencanaan tata ruang dan pertanahan (PTRP) belajar bagaimana menggunakan software untuk proses pemanenan data dan … Continue reading Dari Sentinel 2 ke remote planning, ide kosong saja

Berdamai dengan outliers, pencilan data

Hapus outlier data agar model statistiknya bagus atau robust. Ternyata tidak semudah itu dalam regresi spasial, bagian dari statistik ruang. Dalam statistik umum, outlier atau data terpencil ini cukup dihapus saja. Caranya dengan membuat boxplot, kemudian titik-titik data di luar boxplot itu disebut outliers atau pencilan data. Treatment yang biasa dilakukan adalah menghapusnya kemudian menghitung … Continue reading Berdamai dengan outliers, pencilan data

Bekerja di Bibliotheek Cuijk

Bekerja untuk riset saya sendiri, bukan bekerja dalam arti menjadi staff perpustakaan di Pemda Cuijk. Seperti bahasa Prancis, perpustakaan diterjemahkan sebagai bibliotheek dan bukanlah library. Bukanya juga tidak rutin selayaknya perpustakaan di Indonesia. Terkadang jam 08.00 - 17.00, kadang juga jam 13.00 - 20.00. Seperti di kala saya menulis blog ini, datang di pukul 14.00 … Continue reading Bekerja di Bibliotheek Cuijk

Dedaunan mulai meranggas dan gugur

Autumn atau herfst dalam bahasa Belanda baru berlangsung. Dedaunan hijau telah berubah warna menjadi kuning keemasan dan berjatuhan, berserakan di sepanjang jalan. Suhu udara mulai menurun, kisaran 10° dan sesekali berada di bawahnya. Udaranya kering, tidak lembab dan tentu kurang bersahabat untuk saya yang memiliki alergi dingin dan bisa berakibat asma. Perjalanan 24 km ulang … Continue reading Dedaunan mulai meranggas dan gugur

24 km

Menu baru, 24 km, akan saya sajikan di sini. Angka yang muncul dari perkalian 12 x 2 = 24 yang berasal dari jarak rumah ke kampus. Masih berencana akan bersepeda setiap hari senin - rabu dan jumat ke kampus PP, perjalanan ulang-alik. Meski rencananya adalah 3 hari itu, namun saya juga tetap memperhitungkan cuaca. Dikala … Continue reading 24 km

Sekolah pergaulan, tidak ada pilihan harus ‘berenang’

Saya mengenal banyak orang batak yang mahir berbahasa Jawa di Semarang. Ada juga teman berasal dari Mataram, juga bicara bahasa Jawa. Dan masih banyak lagi contohnya. Tidak ada kursus bahasa Jawa di sana. Tidak ada, tidak ada sama sekali. Tetapi kebiasaan orang Indonesia (termasuk orang Jawa) yang selalu mengajak ngobrol memaksa mereka belajar dan pada … Continue reading Sekolah pergaulan, tidak ada pilihan harus ‘berenang’

Data-behavior: melihat beda dari tumpukan data

Saya tidak tau apakah yang saya pikirkan benar, jadi kalau ada masukan atas tulisan ini, dipersilakan. Sejak akhir agustus lalu, mencari solusi atas model regresi yang tidak kuat. Istilah dalam statistiknya adalah tidak robust. Karena persoalan itu, saya meminta waktu rekan yang sedang sekolah di Groningen untuk berdiskusi. Kebetulan dia adalah ahlinya ahli matematika dan … Continue reading Data-behavior: melihat beda dari tumpukan data

Data cleaning adalah kunci analisis big data

Kembali ke data. ‘Sekarang sudah masuk era Big Data, harusnya perencanaan kota di Indonesia sudah mengakomodasinya’ - sering banget saya dengar diskusi seperti itu baik di forum ilmiah maupun non-ilmiah semacam ngabuburit dan kongko-kongko tanpa secangkir kopi. Dan itu tidak sepenuhnya salah, data science sendiri adalah ilmu tentang data. Menggunakan pivot di excel itu saja … Continue reading Data cleaning adalah kunci analisis big data