Skip to content

Jangan hanya gunakan Mendeley sebagai reference manager

Mendeley, pada awal kiprahnya memang sebagai reference manager yang membantu penulis untuk membuat kutipan secara benar, rapi dan akurat. Selain fungsi itu, Mendeley juga bertugas menjadi social media bagi para peneliti dimana di dalamnya kita bisa share artikel-artikel kita maupun artikel-artikel favorit kita. Apakah fungsinya cukup berhenti di situ? Tidak, lebih dari itu. Setelah diakuisisi oleh elsevier, salah satu raksasa publisher dunia, Mendeley telah memiliki kesaktian yang jauh lebih besar disamping tetap bisa berfungsi sebagai reference manager. 


Kesaktian itu ada pada kemampuannya memberikan statistik publikasi yang dia kumpulkan dari 4 sumber yaitu: (1) Scopus.com (2) Sciencedirect.com (3) Newsflo, dan (4) Mendeley sendiri. Fungsi dari mendeley ini, sebenarnya mirip dengan pekerjaan Sinta yang dikembangkan oleh kementerian Ristekdikti di laman http://sinta2.ristekdikti.go.id/. Rekap, hitung dan sajikan dalam bentuk grafik. Yang membedakan adalah sumbernya. 

Kembali ke Mendeley. Sumbangan data apa saja yang diberikan oleh masing-masing mesin digital itu? 
  • Scopus.com, mesin pengindeks internasional ini menjadi penyumbang utama mendeley. Dia akan menyumbangkan 2 data sekaligus yaitu data jumlah kutipan dan h-index. Untuk mendapatkan rekap yang up to date dan synchronize antara Scopus.com dengan Mendeley.com, yang harus dilakukan adalah dengan menambahkan scopus ID kita di Mendeley. Secara otomatis, akan synchronize. 
  • Sciencedirect.com, lapak artikel-artikel jurnal dan buku terbitan elsevier ini akan menyumbangkan data jumlah view, yaitu berapa jumlah orang yang melihat dan tentunya membaca artikel-artikel kita di sciencedirect.com. Pentingkah? tidak mungkin ada kutipan kalau tidak di baca sebelumnya bukan. 
  • Newsflo (https://www.elsevier.com/solutions/…), ini juga mesin pengindeks seperti scopus.com bedanya adalah media yang mengutip artikel kita. Scopus.com hanya menghitung citation dari jurnal dan buku terindeks Scopus yang dikutip oleh artikel jurnal dan buku terindek scopus juga. Artinya, karya ilmiah yang dikutip oleh karya ilmiah lainnya, dimana kedua-duanya harus terindek oleh Scopus. Berbeda dengan newsflo, dia bertugas untuk menghitung dampak ilmiah artikel kita ke sosial dengan cara menghitung artikel yang dikutip oleh media-media masa berkelas internasional juga. Jika artikel kita di kutip oleh majalah FORBES (misalnya) maka tugasnya Newsflo-lah yang menjadi tukang hitungnya. 
  • Mendeley.com, dia bertugas menghitung artikel yang dibaca di portal mendeley. Artinya, kita bisa memasukkan seluruh artikel kita baik yang terindek Scopus maupun belum terindeks scopus di Mendelay. Nanti seluruh kemunitas di dunia akan lebih mudah menemukan, membaca, dan mendownloadnya. Dan..pada akhirnya si Mendeley akan menghitung jumlah pembaca atas artikel-artikel kita di Mendeley. So…mulai sekarang ayo upload artikel kalian di Mendeley.com. 
Ini beberapa screenshot Profil di Mendeley. 
  • Mendeley sebagai pusat statistik publikasi 

Statistik yang disajikan oleh Mendeley.com


  • Mendeley sebagai portofolio penulis

Menyajikan portofolio penelitian di Mendeley.com

  • Mendeley sebagai portofolio network penulis

Jaringan penulis, sama dengan di sinta2.ristekdikti.go.id
%d bloggers like this: