Skip to content

Manfaatkan peerus untuk monitor perkembangan tema risetmu

Berapa jumlah artikel yang diterbitkan di seluruh dunia hari ini? Peerus.us bisa menjawabnya dengan tepat dan akurat. Mesin yang memiliki logo gurita ini terus memonitor perkembangan penelitian dunia melalui artikel-artikel yang diunggah di internet. Setiap 6 jam, database peerus terus diupdate. Dengan caranya yang cerdik, mesin ini terus memberikan informasi mengenai artikel yang relavan dengan research interest kita. Untuk menggunakannya, peneliti tidak harus membayar serupiahpun. Kita hanya register kemudian kita bisa setting filter sesuai dengan yang kita inginkan. Mesin pencari ini memiliki peran lebih luas dibandingkan dengan mendeley suggest yang pernah saya ulas di blog ini. Lebih jelas mengenai mendeley suggest lihat di link ini: http://kelassarif.pwk.undip.ac.id/2018/01/manfaatkan-mendeley-suggest-untuk.html.

Apa yang sama dan apa yang membedakan? Yang sama adalah memberikan suggest article sesuai dengan research interest peneliti yang dilihat dari jurnal, keyword, penulis dan kriteria lain yang sebelumnya disesuaikan (setting) di portal pintar ini. Sedangkan yang menjadi pembeda adalah, peerus.us terus memonitor perkembangan publikasi artikel di dunia setiap 6 jam. Selalu update. Jadi jangan heran di saat anda login di portal ini, yang disajikan adalah artikel tahun ini atau mungkin 1 tahun ke belakang. Kebetulan saya mencobanya di bulan Januari 2018 sehingga haril pencarian yang dimunculkan adalah artikel tahun 2017 (akhir) dan tahun 2018. 

Tampilan awal peerus.us
Bagaimana mesin ini bekerja?

Saya mengutip dari websitenya bahwa mesin yang dikembangkan oleh lulusan NanoBioTechnologies and Electrical Engineering Universitas Grenoble Alpes Prancis ini mencoba mempertemukan kebutuhan peneliti dengan database yang dibuat oleh peerus.us. Caranya adalah dengan memanfaatkan kebutuhan artikel para peneliti yang register sebagai pengguna, mereka akan memasukkan keyword, penulis, dan nama jurnal yang saat ini sedang di pelajari. Dari kebutuhan peneliti ini kemudian digabungkan dengan analisis peerus.us terhadap setiap artikel terbit yang dilihat dari judul, penulis, keyword, abstrak, digital object identifier (DOI) dan afiliasi penulis berdasarkan analisis semantiknya. 

Dari dua database ini, yaitu (1) kebutuhan peneliti yang teregister, dengan (2) data semantik setiap artikel yang diupdate setiap 6 jam kemudian peerus.us akan memberikan suggest article kepada para peneliti yang sudah tergabung di database peneliti peerus.us. Hingga tanggal 21 Desember 2017, lebih dari 150.000 user telah tergabung di perus.us (peerus, 2017) dan lebih dari 1.800 jurnal baru sudah masuk ke dalam databasenya. Semakin sering peneliti menggunakan peerus.us maka mesin ini akan terus belajar dan mencari artikel-artikel yang relavan sesuai kebutuhan peneliti. 

Ini cara peerus.us bekerja (sumber: peerus.us)
Mulai menggunakan peerus

Hingga Januari 2018, mesin ini masih dalam versi beta, dan untuk menggunakannya kita harus register terlebih dahulu sebagai peneliti/ researcher. Gratis, tidak membayar dan menurut informasi di blognya, tim pembuat berjanji akan terus mempertahankannya. Tetap gratis. Di saat awal register, kita diminta mengisi nama, alamat email, afiliasi dan password. Setelahnya kita akan disuguhi dialog menu untuk mengkonfirmasi beberapa artikel relevan dengan nama kita. Jika memang ada artikel kita yang sudah masuk di dalam database peerus maka tinggal click Yes, it’s mine, jika bukan ya tolak saja. Setelah masuk ke dalam website, peerus menyajikan dashboard, journals, authors, keywords dan kategori lain yang bisa kita tambahkan sendiri. Menu-menu ini menjadi akan menjadi filter atas artikel yang sedang kita cari.

Tahap awal register di peerus.us
Ada icon mata di bagian kanan bawah. Icon ini adalah asisten yang akan memberikan bantuan atas setiap kesulitan yang kita hadapi saat menggunakan peerus. Tanpa mata itupun, sebenarnya saat awal kita akan mendapatkan ‘kuliah perdana’ dari tim peerus berupa tutorial singkat mengenai fungsi masing-masing menu. Penjelasannya cukup singkat dan sangat jelas, tidak sulit tentunya. Di bagian atas kita bisa menemukan tanggal dan jam yang terus bergerak. Ini menunjukkan waktu yang terus berjalan sampai pada titik waktu database di peerus akan terupdate secara otomatis. Artinya tanpa kita refresh web page ini, maka secara otomatis dia akan mencarikan informasi artikel-artikel dari seluruh dunia meskipun kita telah sign out dari portalnya. Setiap detik artikel yang related dengan research interest peneliti akan tersaji otomatis di Dashboard. Jika kita aktifkan timeline maka akan jelas disajikan rentang waktu database tersebut diupdate. Di dashboar peerus yang saya buat tadi malam jam 22.00 (30 Januari 2018) sudah ada kategori waktu (1) today – morning, (2) yesterday – morning, (3) last week, (4) three week ago, (5) four week ago, dst. Cepat sekali.

Tampilan setelah masuk ke dalam peerus.us
Penjelasan masing-masing fungsi saya jelaskan sebagai berikut:
  • Dashboard, artikel yang sudah terseleksi (filter) baik menurut nama jurnal, nama penulis maupun kata kunci akan ditampilkan di dalam dashboard ini. Bagian ini menjadi ruang terpenting karena seluruh artikel terseleksi sesuai dengan kebutuhan peneliti akan disajikan di ruang ini.
  • Journals, Ini menjadi filter/ penyeleksi pertama berdasarkan nama-nama jurnal yang kita masukkan di dalam database. Sebagai contoh: kita lebih banyak mengutip artikel dari jurnal cities, maka kita bisa memasukkan nama jurnal ini di dalamnya. Maka artikel-artikel terbaru dari jurnal ini akan muncul di bagian kanan. Ini belum cukup, masih ada 2 sampai 3 filter lagi yang bisa kita gunakan.
  • Authors, Selain filter jurnal seperti yang sudah di bahas sebelumnya, kategori nama penulis juga bisa digunakan. Biasanya di dalam menulis kita memiliki artikel acuan yang ditulis oleh seorang peneliti. Nama peneliti yang menjadi acuan ini bisa kita masukkan di dalam bagian ini. Tentu peneliti yang pernah mempublikasikan artikelnya di lingkup internasional. 
  • Keywoards, Selain 2 filter di atas, kita juga bisa memasukkan kriteria berdasarkan keyword atau kata kunci yang sedang kita tulis/ teliti. Misalnya kita sedang meneliti community based waste management maka keyword tersebut bisa dimasukkan di dalam bagian ini. Maka artikel yang sesuai dengan keyword ini akan terseleksi dan tampil di bagian view.
  • +Add, ini adalah filter yang kita masukkan sendiri sesuai dengan kriteria kita sendiri. Sebagai contoh kita ingin membandingkan manajemen persampahan di Indonesia, Amerika dan Eropa maka kita bisa masukkan kriteria negara di bagian ini. 
Memasukkan kata kunci berdasarkan kriteria, Kata kunci ini bisa memuat nama penulis, keyworad artikel yang ingin kita cari atau justru nama jurnal yang selama ini menjadi rujukan utama penelitian. Gambar di bawah menunjukkan menu dialog konfigurasi pencarian berdasarkan 3 kriteria yaitu jurnal, nama penulis dan kata kunci (keyword). 

Memasukkan kriteria nama penulis
Setelah memasukkan kata kunci sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan sebelumnya maka akan muncul dialog baru seperti gambar di bawah ini yang menyajikan informasi detail mengenai artikel yang relevan. Arikel yang tampil di dialog ini adalah (1) judul, (2) penulis, (3) abstrak, dan (4) tanggal penerbitan.  
Judul artikel yang muncul berdasarkan kriteria penulis
Jika kita akses setiap pagi, maka akan ada update terhadap artikel sesuai dengan preferensi peneliti. Saya mengakses peerus di hari kedua setelah saya menulis blog ini, dan hasilnya bisa di lihat pada gambar di bawah. Di dashboard kita bisa menemukan kategori update sesuai dengan kategori waktunya. 

Tampilan dashboard yang menyajikan update artikel

Custom filter juga bisa kita lakukan sesuai dengan kebutuhan peneliti. Ingin mengetahui bagaimana perkembangan penelitian mengenai manajemen persampahan di Eropa? di Amerika? atau mungkin di Indonesia? kita bisa setting kategorinya dengan click tanda plus (+) di bagian kanan. Melalui kategori baru ini, peerus akan secara otomatis mencari artikel yang sesuai sesuai dengan kriteria baru yaitu negara. TIdak berhenti di situ, bagi pengguna Mendeley desktop akan lebih dimanjakan lagi dengan tersedianya export to mendeley secara langsung. 

Export metadata artikel ke mendeley

%d bloggers like this: