Ini 6 alasan kenapa redaksi jurnal menolak manuskrip

Sebagai seorang penulis, keputusan diterima atau ditolaknya artikel oleh redaksi selalu dinantikan. Terus ditunggu seperti menunggu lahiran anak pertama. Berharap besar bisa diterima. Namun sayangnya tidak semua harapan selalu bisa menjadi kenyataan. Terkadang redaksi menolak draft manuskrip yang mungkin saja dianggap bagus, sudah sesuai dengan lingkup jurnal. Dikala ditolak, sebaiknya tidak langsung berpikir bahwa kualitas … Continue reading Ini 6 alasan kenapa redaksi jurnal menolak manuskrip

Artikel saya ‘terkunci’ di Turnitin, ini yang bisa saya lakukan

Artikel saya 'terkunci' di turnitin! Yang dimaksud 'terkunci' di sini adalah dikala sebuah artikel terupload di turnitin dengan mode standard paper repository (pelajari lebih lanjut di sini). Memang ini akan menjadi persoalan baru dikala kita tidak mengetahui fungsi dan juga cara mengatasinya. Bagi administrator turnitin, saya rasa ini bukanlah masalah besar. Dia memiliki kewenangan menghapus … Continue reading Artikel saya ‘terkunci’ di Turnitin, ini yang bisa saya lakukan

Work from home! saatnya kerja kolaborasi online

Corona outbreaks memaksa kita semua mengubah pola bekerja, yang biasanya harus datang ke kantor atau kampus sekarang harus bekerja di rumah. Work from home terus digaungkan dalam upaya mengisolasi diri dan keluarga dari kontak langsung dengan masyarakat umum. Harapannya dapat terjaga, tercegah dan aman dari covid-19, virus ganas yang mulai menginfeksi masyarakat Wuhan, China. Saat … Continue reading Work from home! saatnya kerja kolaborasi online

Ayo hijrah: berhenti menjadi generasi itu

Waktunya hijrah, dunia telah berubah, ayo hijrah. Selama ini hijrah sering sekali dikaitkan dengan berpindahnya seseorang yang memuat dua hal yaitu berpindah tempat, dari satu lokasi ke lokasi lain dan bisa juga diartikan berpindahnya dari satu kondisi atau status tertentu ke kondisi/ status lain. Kebanyakan juga menyempitkan pandangan hijrah ini dalam sudut pandang agama. Mereka … Continue reading Ayo hijrah: berhenti menjadi generasi itu

Apa untungnya menjadi seorang editor jurnal ilmiah?

Pertanyaan ini pertama kali muncul bukan dari saya yang dari tahun 2010 hingga sekarang aktif menjadi salah satu editor jurnal (kurang terkenal) di negeri ini. Cukup menggelitik dan menggoyah tembok 'radikalisme' setelah mendengar pertanyaan tersebut diajukan oleh seorang reviewer yang kebetulan juga seorang professor. Setelah menerima email yang berisi artikel untuk direview dari saya, beliau … Continue reading Apa untungnya menjadi seorang editor jurnal ilmiah?

Berbagi cerita dari meja redaksi Riptek

Satu bulan lalu tepatnya hari selasa 26 Maret 2019, di depan peserta sosialisasi hasil penelitian Kota Semarang. Riptek, jurnal ilmiah yang dikelola oleh Bappeda Kota Semarang diperkenalkan. 'Sisipan' informasi di tengah-tengah paparan penelitian. Meskipun sedikit tidak nyambung dengan tema besar kegiatan, launching pertama Jurnal Riptek ini perlu dilakukan sebagai wadah hasil penelitian terkait dengan Kota … Continue reading Berbagi cerita dari meja redaksi Riptek

Proses review cepat: jangan seneng dulu!

Menjadi kebahagiaan tersendiri bagi penulis, disaat mendapatkan jurnal yang memberikan review cepat. Merasa tidak di PHP - alias pemberi harapan palsu. Iya.. memang sering sekali disaat kita submit artikel di jurnal tertentu, harus menunggu waktu yang cukup lama, tidak di balas sama sekali, hingga terkadang data yang digunakan sudah masuk waktu expired date. Meskipun tidak … Continue reading Proses review cepat: jangan seneng dulu!

Cek konferensi internasional sebelum submit artikel

Saat ini banyak konferensi Internasional di Indonesia yang menawarkan prosiding terindex scopus. Marketing yang efektif  untuk menarik para calon presenter. Scopus, iya ini makhluk digital baru yang terus dikejar, dipuja-puja dan menjadi banchmark hasil riset nasional dan internasional. Berlomba-lomba menembus scopus. Artikel yang belum terindek ke scopus belum bisa dianggap bagus, kurang lebih begitu omongan pinggir yang terus berkembang. Dan … Continue reading Cek konferensi internasional sebelum submit artikel

Mengenal rencana kota sejak dini: belajar dari city gallery Hongkong

Kota sejatinya bukan hanya untuk orang dewasa sehat tetapi juga untuk mereka yang berkebutuhan khusus dan juga anak-anak. Kota layak anak atau child-friendly city menjadi salah satu perhatian utama para perencana kota melalui penyediaan infrastruktur khusus mereka begitupula penyiapan ruang kota untuk anak-anak. Tetapi apakah mereka belajar merencanakan kota? - tentu tidak. Child-friendly city merupakan … Continue reading Mengenal rencana kota sejak dini: belajar dari city gallery Hongkong

Manfaatkan open data: praktek perencanaan kota di era digital

Era digital saat ini harusnya mengubah proses perencanaan dan perancangan kota. Dunia digital telah memudahkan kita mengakses berbagai informasi termasuk data. Ditambah dukungan pemerintah Indonesia melalui keanggotaannya di dalam Open Government Partnership melalui diundangkannya Keputusan Presiden No. 13 Tahun 2014 tentang penetapan keanggotaan Indonesia pada Open Government Partnership. Dampak positifnya adalah tentu kita akan semakin mudah mendapatkan … Continue reading Manfaatkan open data: praktek perencanaan kota di era digital