24 km

Menu baru, 24 km, akan saya sajikan di sini. Angka yang muncul dari perkalian 12 x 2 = 24 yang berasal dari jarak rumah ke kampus. Masih berencana akan bersepeda setiap hari senin - rabu dan jumat ke kampus PP, perjalanan ulang-alik. Meski rencananya adalah 3 hari itu, namun saya juga tetap memperhitungkan cuaca. Dikala … Continue reading 24 km

Sekolah pergaulan, tidak ada pilihan harus ‘berenang’

Saya mengenal banyak orang batak yang mahir berbahasa Jawa di Semarang. Ada juga teman berasal dari Mataram, juga bicara bahasa Jawa. Dan masih banyak lagi contohnya. Tidak ada kursus bahasa Jawa di sana. Tidak ada, tidak ada sama sekali. Tetapi kebiasaan orang Indonesia (termasuk orang Jawa) yang selalu mengajak ngobrol memaksa mereka belajar dan pada … Continue reading Sekolah pergaulan, tidak ada pilihan harus ‘berenang’

Data-behavior: melihat beda dari tumpukan data

Saya tidak tau apakah yang saya pikirkan benar, jadi kalau ada masukan atas tulisan ini, dipersilakan. Sejak akhir agustus lalu, mencari solusi atas model regresi yang tidak kuat. Istilah dalam statistiknya adalah tidak robust. Karena persoalan itu, saya meminta waktu rekan yang sedang sekolah di Groningen untuk berdiskusi. Kebetulan dia adalah ahlinya ahli matematika dan … Continue reading Data-behavior: melihat beda dari tumpukan data

Data cleaning adalah kunci analisis big data

Kembali ke data. ‘Sekarang sudah masuk era Big Data, harusnya perencanaan kota di Indonesia sudah mengakomodasinya’ - sering banget saya dengar diskusi seperti itu baik di forum ilmiah maupun non-ilmiah semacam ngabuburit dan kongko-kongko tanpa secangkir kopi. Dan itu tidak sepenuhnya salah, data science sendiri adalah ilmu tentang data. Menggunakan pivot di excel itu saja … Continue reading Data cleaning adalah kunci analisis big data

Butuh meja besar untuk menaruh semangkuk sup panas

Itu hanya perumpaan atas sebuah riset. Memang kita butuh 'meja besar' sebagai penyokong atau underpinning theory yang sedang diperdebatkan. Meja besar ini hanya tempat saja dan bukanlah wadah atas makanan yang akan disajikan. Meja ini adalah tempat untuk menempatkan semangkuk sup panas yang sedang kita masak sesuai dengan cara dan komposisi makanan yang dibuat. Ada … Continue reading Butuh meja besar untuk menaruh semangkuk sup panas

Kata sebagai besaran vektor

Yang tersulit dalam menulis itu bukanlah bagaimana menulis tetapi apa yang akan ditulis. Menurut saya ‘bagaimana menulis’ itu berkaitan dengan gaya tulisan, grammar menjadi bagian di dalamnya. Sedangkan ‘apa yang akan ditulis’ merujuk pada isi tulisan dan untuk apa, atau tujuan menulis. Dikala kita sudah mampu menunjukkan jari kita ke tujuan itu maka tahap selanjutnya … Continue reading Kata sebagai besaran vektor

R Spatial : hijrah dari GIS ke statistik ruang

Ada menu baru di sini, R Spatial. Kombinasi dari GIS dan RStatistics. Meskipun judulnya migrasi dari GIS ke statistik ruang, bukan berarti benar-benar meninggalkan GIS. Software ini yang telah menghidupi saya sejak proyekan dulu sewaktu mahasiswa hingga sekarang. Jadi sangat tidak mungkin kalau ditinggalkan begitu saja. Hanya memberikan variasi statistik saja, mencoba lebih konsen ke … Continue reading R Spatial : hijrah dari GIS ke statistik ruang

Buat janji bimbingan, jalan ninja booster

Dalam studi PhD, rasa bosan & jenuh adalah musuh terbesar. Benar-benar parasit yang menempel di hati dan pikiran. Tidak jarang PhD student yang terbuai dan ‘menikmati’ rasa bapernya ini. Beberapa alumni proyektor mungkin memilih kembali ke meja konsultan memburu pundi-pundi rupiah. Dia mendapatkan obat dari uang proyek hasil pekerjaannya. Rasa bahagia dia dapatkan kemudian berniat … Continue reading Buat janji bimbingan, jalan ninja booster

Conjunction flood: balada artikel berbeda bahasa

Menulis artikel berbahasa Inggris untuk pertama kali. Sebelumnya hanya translating dari Indonesia ke Inggris. Sekarang benar-benar mencoba menulisnya langsung dari Inggris ke Inggris. Google translate tetap menjadi kuntji, namun fungsinya bergeser. Biasanya dari Indonesia ke Inggris, sekarang berkebalikan yaitu Inggris ke Indonesia. Saya menulis kalimat dalam bahasa Inggris kemudian menerjemahkannya ke Indonesia. Hanya untuk memastikan … Continue reading Conjunction flood: balada artikel berbeda bahasa

Data science: berkode dengan komputer

Tidak saya duga sebelumnya bahwa riset tentang banjir ini justru kebanjiran data. Banyak sekali. Data terakhir yang didapatkan lebih dari 1 juta, tepatnya 1.234.745 dengan jumlah kolom sebanyak lebih dari 100. Di dalam dataset, kami menyebutnya variabel meskipun tidak semua kolom digunakan untuk analisis. Itulah konsekuensi dari tidak menggunakan kuesioner dan wawancara guna mendapatkan data. … Continue reading Data science: berkode dengan komputer