Belajar sopan santun dalam menulis

Etika dalam menulis sebaiknya tidak hanya diterjemahkan semata-mata 'tidak melakukan tindakan plagiasi'. Rasanya lebih dari itu, termasuk bagaimana memilih kosakata dan menyusunnya menjadi kalimat untuk mengekspresikan argumentasi. Meskipun apa yang diyakini benar dan kuat, tidak serta-merta harus menggunakan kalimat-kalimat provokatif. Kecuali memang itu sudah terbukti dari berbagai penelitian hingga perlu memberikan strong statement. Seperti pelajaran … Continue reading Belajar sopan santun dalam menulis

Banjir: memberikan hak menggenang atau menghalaunya?

Banjir jawa. Sepertinya dokumentasi tertua yang mencatatnya adalah The history of java karya Thomas Stamford Raffles tahun 1817. Rival utama Belanda di negeri kita, waktu itu. Saling berebut rempah dan pengaruh. Selain menceritakan tentang pulau jawa mulai dari penduduk hingga bentuk bentangan alam, buku ini juga menggambarkan bagaimana bencana banjir, disebutnya sebagai java flood. Dan, … Continue reading Banjir: memberikan hak menggenang atau menghalaunya?

Menjadi diri ini, bukan dirinya apalagi diri mereka

Ini adalah refleksi riset selama kurang lebih 1,5 tahun. Tepat sesuai dengan kurikulum yang berada di negara saya studi, 1,5 tahun untuk menyusun proposal riset. Dan puji Tuhan, merangkak untuk segera dipertahankan. Ujung dari penggal pertama perjalanan riset yang mungkin akan ditempuh sebelum temperatur udara menjadi hangat. Di balik itu, ada perjalanan hidup yang ingin … Continue reading Menjadi diri ini, bukan dirinya apalagi diri mereka

Menikmati kamera dari matematika dasar

Salam hormat kepada Ibnu al-Haitsam (alhazen), ilmuwan Bashrah (Irak) yang lahir di abad 9 masehi. Berkat penemuan beliau mengenai optik maka kita bisa 'melukis cahaya' dalam berbagai media. Fotografi (melukis foto/ cahaya) yang berkembang saat ini tidak lepas dari amal ilmu beliau selama di dunia melalui penemuan-penemuannya di bidang optik, astronomi dan matematika. Bahkan para … Continue reading Menikmati kamera dari matematika dasar

Lebih dari memahami, tetapi bagaimana merangkai trajectory

PhD ini mengajarkan saya bahwa ternyata bukan hanya memahami obyek riset atau 'problem understanding' tetapi lebih dari itu yaitu trajectory. Kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia mungkin bisa disebut sebagai lintasan, trak atau garis yang menghubungkan antar sub topik untuk menjawab isu yang dianggap agak besar. Isu-isu yang diambil dari perjalanan literatur, membaca berbagai literatur internasional … Continue reading Lebih dari memahami, tetapi bagaimana merangkai trajectory

Spatial query: merangkai angka di balik gambar

Spatial query adalah bagian terkecil dari spatial computing. Penjelasan mengenai spatial computing dapat dibaca di thesis masternya Simon Greenwold dari MIT, yaitu interaksi manusia dan mesin dimana mesin mampu memvisualisasikannya melalui proses manipulasi referensi obyek dan ruangnya. Salah satunya adalah membuat obyek tertentu di dalam mesin (space in the machine). Sedangkan spatial query lebih pada … Continue reading Spatial query: merangkai angka di balik gambar

Vocabularies mining, distraksi yang bermanfaat saat menulis

Deadline lagi, hari ini adalah batas waktu saya mengirim hasil review artikel ke IJDRR. Niat awal saya mengalokasikan waktu 1 jam untuk membaca dan memberikan feedback, namun mata saya justru terpaku di artikel dengan jumlah lebih dari 46 halaman. Meskipun berkaitan dengan manajemen bencana tetapi artikel ini tidak berkaitan sama sekali dengan tesis yang sedang … Continue reading Vocabularies mining, distraksi yang bermanfaat saat menulis

Bergantung pada bahan dan alat, apapun tujuannya

Alat dan bahan adalah yang utama baru kemudian teknik mengolahnya. Di dalam dunia masak-memasak juga demikian. Secanggih apapun resep yang dibuat untuk membuat makanan, tetap kelezatan atas masakan itu ditentukan oleh dua hal yaitu bahan dan juga selera penikmatnya. Dalam dunia riset juga tidak jauh berbeda. Kita menggunakan data kurang dari 100 sampel atau mungkin … Continue reading Bergantung pada bahan dan alat, apapun tujuannya

Lokasi menentukan regresi: pencarian tetangga terkuat

Dulu waktu masih menjadi mahasiswa ada ungkapan begini: lokasi menentukan prestasi. Biasanya ungkapan itu cukup viral dikala akan ujian baik mid semester maupun akhir semester. Siapa akan duduk di sebelahnya siapa ternyata diyakini berhubungan dengan semakin baiknya capaian nilai. Ingin mendapatkan nilai bagus bisa ditempuh melalui dua cara yaitu belajar atau duduk disamping teman yang … Continue reading Lokasi menentukan regresi: pencarian tetangga terkuat

Mencari aliran grammar

Pernahkah kamu membaca artikel dan tidak ingin meninggalkannya? Meskipun tidak paham 100% isi dan maksud penulisnya, terkadang sebuah tulisan bisa menghipnotis pembaca agar setia dan tidak meninggalkannya. Tidak membosankan, kalimat disusun pendek dan kata-kata yang digunakan cukup mudah dimengerti. Bukan kata asing, apalagi mencampurnya. Di tulisan-tulisan berbahasa asing, model-model tulisan seperti itu juga sering ditemukan. … Continue reading Mencari aliran grammar