Membuat peta kerja kolaboratif untuk studio

Tantangan terbesar kuliah online untuk mata kuliah praktik perencanaan (studio) adalah bagaimana bisa melakukan kerja kolaboratif antara mahasiswa-mahasiswa serta mahasiswa-dosen. Kuliah online bukan semata tele-conference atau bertatap muka secara online. Melakukan video call dengan banyak orang dalam 1 waktu yang sama. Bukan hanya itu. Kalau sebatas itu, saya rasa menggunakan aplikasi whatsapp video call saja … Continue reading Membuat peta kerja kolaboratif untuk studio

Work from home! saatnya kerja kolaborasi online

Corona outbreaks memaksa kita semua mengubah pola bekerja, yang biasanya harus datang ke kantor atau kampus sekarang harus bekerja di rumah. Work from home terus digaungkan dalam upaya mengisolasi diri dan keluarga dari kontak langsung dengan masyarakat umum. Harapannya dapat terjaga, tercegah dan aman dari covid-19, virus ganas yang mulai menginfeksi masyarakat Wuhan, China. Saat … Continue reading Work from home! saatnya kerja kolaborasi online

Proyek kecil mahasiswa di kelas bukan PR

Tugas kampus dan bukan tugas rumah. Mencoba membuat proyek-proyek kecil mahasiswa yang dikerjakan di dalam kelas, tidak boleh dibawa pulang menjadi pekerjaan rumah atau PR. Mencoba memisahkan dan tidak mencampur adukkan kehidupan mahasiswa di kampus dengan di rumah & kost. Urusan kampus hanya dikerjakan di kampus, selesai di kampus dan tidak dibawa pulang. Ini tradisi … Continue reading Proyek kecil mahasiswa di kelas bukan PR

Terpaksa harus bikin kelas online pribadi

Ini sebenarnya 'proyek kecelakaan', tidak ada niat sebelumnya untuk membuat kelas online pribadi yang dikelola sendiri memanfaatkan server gratisannya moodlecloud.com. Karena alasan keterbatasan referensi di Program Studi Di luar Kampus Utama (PSDKU) PWK Undip Pekalongan mengharuskan saya meminta bantuan tim IT kampus untuk membuat 1 kategori khusus PSDKU di website kuliah online kampus. Sayang, permohonan … Continue reading Terpaksa harus bikin kelas online pribadi

Migrasi dari google classroom ke Moodle

Mulai semester gasal tahun 2019, saya memutuskan memigrasi kelas online yang sebelumnya di google classroom ke moodle yang di laman kulon.undip.ac.id. Kulon sendiri merupakan akronim dari KULiah ONline. Menggunakan aplikasi moodle, yang sebelumnya sudah saya coba pelajari dari tutorial di youtube.com dan beberapa review di blog. Meminta bantuan Dr. -Ing. Prihadi Nugroho, untuk membuat akun … Continue reading Migrasi dari google classroom ke Moodle

Proses review cepat: jangan seneng dulu!

Menjadi kebahagiaan tersendiri bagi penulis, disaat mendapatkan jurnal yang memberikan review cepat. Merasa tidak di PHP - alias pemberi harapan palsu. Iya.. memang sering sekali disaat kita submit artikel di jurnal tertentu, harus menunggu waktu yang cukup lama, tidak di balas sama sekali, hingga terkadang data yang digunakan sudah masuk waktu expired date. Meskipun tidak … Continue reading Proses review cepat: jangan seneng dulu!

Mobile reference: era baru literasi digital

Sebelum revolusi industri 4.0, literasi digital belumlah booming seperti saat ini. Harus meminjam buku-buku tebal di perpustakaan, menandainya, kemudian membuat catatan-catatan kecil di kertas terpisah. Post it mulai popular di masa ini untuk penanda baca. Bahkan beberapa penerbit buku juga memberikan bonus penanda baca berupa kertas bergambar atau penggaris yang bisa diselipkan di sela-sela buku. … Continue reading Mobile reference: era baru literasi digital

Seberapa signifikan perbaikan skripsimu?

Seberapa signifikan sih perbaikan skripsi yang sedang di buat oleh mahasiswa? Tidak membantah sih kalau skripsi atau tugas akhir memang pekerjaan yang cukup menyita 'kehidupan' mahasiswa dari waktu, biaya, hingga kesempatan untuk bersenang-senang lainnya. Waktu untuk bercengkrama dan bercanda dengan pujaan hatipun terkadang harus tergadaikan oleh makhluk non-ghaib bernama skripsi. Tidak jarang mahasiswa juga mengeluhkan … Continue reading Seberapa signifikan perbaikan skripsimu?

Nyinyir jangan jadikan budaya

sumber: quotefancy.com Bukan berkaitan dengan politik yang selama ini santer di dunia maya maupun nyata. Nyinyir, rasanya menjadi salah satu 'budaya' baru yang sangat melekat di masyarakat kita saat ini. Dulu mungkin 'nyinyir' ini hanya diungkapkan dari satu kelompok orang untuk 'ngrasani' orang lain. Banyak ustad dan pemuka agama yang menggunakan ayat-ayat dahsyat guna mengingatkan begitu … Continue reading Nyinyir jangan jadikan budaya

Jangan hanya mengandalkan IPK tinggi, studio punya peran

Pagi ini mendapatkan pencerahan yang sangat berharga. Bukan hanya kali ini saja sebenarnya, jauh-jauh hari juga sudah mendapatkan pelajaran yang sama. Namun baru kali ini pelajaran itu benar-benar mendorong saya untuk menulisnya di sini. IPK tinggi ternyata bukanlah jaminan mendapatkan pekerjaan atau mungkin juga beasiswa. Pertama mengenai pekerjaan. Beberapa kali alumni yang cukup mengenal saya … Continue reading Jangan hanya mengandalkan IPK tinggi, studio punya peran