Work from home! saatnya kerja kolaborasi online

Corona outbreaks memaksa kita semua mengubah pola bekerja, yang biasanya harus datang ke kantor atau kampus sekarang harus bekerja di rumah. Work from home terus digaungkan dalam upaya mengisolasi diri dan keluarga dari kontak langsung dengan masyarakat umum. Harapannya dapat terjaga, tercegah dan aman dari covid-19, virus ganas yang mulai menginfeksi masyarakat Wuhan, China. Saat … Continue reading Work from home! saatnya kerja kolaborasi online

Proyek kecil mahasiswa di kelas bukan PR

Tugas kampus dan bukan tugas rumah. Mencoba membuat proyek-proyek kecil mahasiswa yang dikerjakan di dalam kelas, tidak boleh dibawa pulang menjadi pekerjaan rumah atau PR. Mencoba memisahkan dan tidak mencampur adukkan kehidupan mahasiswa di kampus dengan di rumah & kost. Urusan kampus hanya dikerjakan di kampus, selesai di kampus dan tidak dibawa pulang. Ini tradisi … Continue reading Proyek kecil mahasiswa di kelas bukan PR

Place attachment dalam pemilihan nama daerah

Setelah beberapa kali mengikuti focus group discussion (FGD) penataan wilayah Kota Semarang di beberapa kecamatan, saya belajar banyak hal salah satunya adalah place attachment. Ini adalah istilah/ terminologi yang banyak diperbincangkan di dalam disiplin ilmu psikologi terutama mereka yang belajar psikologi ruang dan psikologi lingkungan. Definisi place attachment sendiri adalah hubungan emosional antara seseorang dengan … Continue reading Place attachment dalam pemilihan nama daerah

Seberapa signifikan perbaikan skripsimu?

Seberapa signifikan sih perbaikan skripsi yang sedang di buat oleh mahasiswa? Tidak membantah sih kalau skripsi atau tugas akhir memang pekerjaan yang cukup menyita 'kehidupan' mahasiswa dari waktu, biaya, hingga kesempatan untuk bersenang-senang lainnya. Waktu untuk bercengkrama dan bercanda dengan pujaan hatipun terkadang harus tergadaikan oleh makhluk non-ghaib bernama skripsi. Tidak jarang mahasiswa juga mengeluhkan … Continue reading Seberapa signifikan perbaikan skripsimu?

Nyinyir jangan jadikan budaya

sumber: quotefancy.com Bukan berkaitan dengan politik yang selama ini santer di dunia maya maupun nyata. Nyinyir, rasanya menjadi salah satu 'budaya' baru yang sangat melekat di masyarakat kita saat ini. Dulu mungkin 'nyinyir' ini hanya diungkapkan dari satu kelompok orang untuk 'ngrasani' orang lain. Banyak ustad dan pemuka agama yang menggunakan ayat-ayat dahsyat guna mengingatkan begitu … Continue reading Nyinyir jangan jadikan budaya

Jangan hanya mengandalkan IPK tinggi, studio punya peran

Pagi ini mendapatkan pencerahan yang sangat berharga. Bukan hanya kali ini saja sebenarnya, jauh-jauh hari juga sudah mendapatkan pelajaran yang sama. Namun baru kali ini pelajaran itu benar-benar mendorong saya untuk menulisnya di sini. IPK tinggi ternyata bukanlah jaminan mendapatkan pekerjaan atau mungkin juga beasiswa. Pertama mengenai pekerjaan. Beberapa kali alumni yang cukup mengenal saya … Continue reading Jangan hanya mengandalkan IPK tinggi, studio punya peran

Kumpulkan lembar jawabnya saja dan tinggalkan contekannya

Baru kali Ini, disaat membuka amplop berisi lembar jawaban ujian akhir semester mendapatkan bonus contekan. Saking jujurnya mahasiswa mungkin ya, disaat ujian mereka mencontek kemudian saat diminta mengumpulkan lembar jawab UAS sesegera mungkin dikumpulkan tidak tertinggal contekannya juga. Praktek cerdik yang tidak hilang oleh zaman ini terus saja terjadi dari membuat catatan di kertas super … Continue reading Kumpulkan lembar jawabnya saja dan tinggalkan contekannya

Mengusulkan Desa Wisata Sendang Sikucing, Kendal

Kerja praktik mahasiswa sekolah Vokasi PWK tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Mereka tidak lagi terlibat dalam penyusunan dokumen perencanaan bersama konsultan tetapi mereka terjun langsung ke desa dan membantu perangkat desa untuk membuat profil dan memberikan gagasan perencanaan dan pembangunan desa. Tidak ketinggalan 4 mahasiswa D3 PWK Undip yang terlibat kerja praktik di Desa … Continue reading Mengusulkan Desa Wisata Sendang Sikucing, Kendal

Akreditasi tanpa fabrikasi

Nikmat mana yang kau dustakan! lama banget ingin bisa menulis kalimat itu sebagai salah satu ekspresi rasa syukur yang teramat tinggi kepada Tuhan YME. Dan akhirnya bisa mengucapkannya bahkan menuliskannya di blog pertama di bulan Desember ini. JPK atau Jurnal Pengembangan Kota yang dikelola oleh Laboratorium Pengembangan Kota dimana saya bekerja alhamdulillah naik kelas, terakreditasi … Continue reading Akreditasi tanpa fabrikasi

Belajar dari Pentingsari: desa wisata di kaki Gunung Merapi

Tahun ini (2018) mahasiswa MKP Pengembangan Pariwisata berkunjung ke Desa Wisata Pentingsari yang berada di Desa Cangkringan, tempat dimana Mbah Marijan mengabdikan hidupnya sebagai juru kunci. Kegiatan rutin ini merupakan bagian dari ekskursi mata kuliah dimana mahasiswa langsung belajar dari para pelaku pariwisata. Belajar mengenai manajemen pariwisata, mempromosikan hingga hospitality. Meskipun bukan mata kuliah wajib, … Continue reading Belajar dari Pentingsari: desa wisata di kaki Gunung Merapi